Iklan

Iklan

,

Iklan

Proyek P3A Bukit Mas Diduga Menyimpang dari Spesifikasi, Pekerjaan Terlihat Asal Jadi

, 11/23/2025 WIB

 


OKU Timur — RuangInvestigasi.com
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Sumatera VIII sejatinya ditujukan untuk meningkatkan perekonomian petani serta mendorong pemberdayaan masyarakat. Desa Bukit Mas, Kecamatan Buay Madang Timur, menjadi salah satu penerima manfaat program ini.


Namun di lapangan, komitmen pemerintah tersebut diduga tidak berjalan sesuai harapan. Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan tersier yang dikelola Poktan Harapan Jaya terindikasi tidak memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana yang telah ditetapkan.


Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat ketidaksesuaian mencolok dalam konstruksi. Secara teknis, pembangunan seharusnya diawali dengan pemasangan pondasi setinggi 20 cm, kemudian dilanjutkan pelantaan 25 cm, dan setelah itu baru dipasang batu gunung setinggi 50 cm dengan lebar 40 cm.


Namun, tim media tidak menemukan adanya pondasi maupun lantai 25 cm tersebut. Yang tampak hanya tinggi dan lebar bangunan, tanpa struktur dasar yang semestinya menjadi bagian utama dari konstruksi irigasi.


Ironisnya, proyek ini diawasi langsung oleh pendamping dari BBWS Sumatera VIII, sementara anggaran yang digunakan bersumber dari APBN, yang semestinya dikelola secara akuntabel dan transparan.


Ketidaksesuaian spesifikasi ini menimbulkan pertanyaan besar:
Mengapa proyek dengan anggaran negara dan pengawasan resmi justru dikerjakan secara tidak profesional? Apakah ada unsur pembiaran atau bahkan indikasi penyalahgunaan kewenangan?


Temuan ini membutuhkan klarifikasi resmi dari pihak terkait serta audit teknis menyeluruh demi memastikan bahwa program P3-TGAI benar-benar memberikan manfaat bagi petani, bukan menjadi ajang keuntungan sepihak.

Feriansyah